Jember, Januari 2025 — Program Studi Proteksi Tanaman, Fakultas Pertanian, Universitas Jember (UNEJ) resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Kongres Perhimpunan Fitopatologi Indonesia (PFI) 2025. Keputusan ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi UNEJ, mengingat kongres ini merupakan salah satu agenda ilmiah terbesar di bidang fitopatologi yang mempertemukan akademisi, peneliti, serta praktisi dari berbagai daerah di Indonesia.
Kongres PFI 2025 dijadwalkan berlangsung di kampus Universitas Jember dengan tema utama yang berfokus pada inovasi dan strategi pengelolaan penyakit tanaman dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Berbagai rangkaian kegiatan telah disiapkan, termasuk seminar ilmiah, diskusi panel, serta presentasi hasil riset terbaru dari para ahli di bidang fitopatologi.
Ketua panitia menyampaikan bahwa persiapan terus dilakukan untuk memastikan acara berjalan dengan baik. Selain menjadi wadah pertukaran ilmu, kongres ini juga diharapkan dapat memperkuat kolaborasi antara akademisi, industri, dan pemangku kepentingan di sektor pertanian.
Dukungan penuh dari berbagai pihak, termasuk fakultas dan universitas, menjadi faktor utama dalam menyukseskan acara ini. Dengan kesiapan yang matang, UNEJ optimistis dapat menjadi tuan rumah yang profesional dan memberikan pengalaman berharga bagi seluruh peserta.
Dengan terselenggaranya Kongres PFI 2025 di UNEJ, diharapkan akan lahir berbagai rekomendasi dan inovasi baru dalam pengendalian penyakit tanaman yang lebih efektif dan berkelanjutan.